Entri yang Diunggulkan

makalah tentang perlindungan hukum bagi nasabah penyimpan dana di bank

MAKALAH HUKUM PERBANKAN  TENTANG PERLINDUNGAN HUKUM BAGI NASABAH PENYIMPAN DANA DI BANK OLEH; NAMA: LALU KUKUH ...

Sabtu, 05 Maret 2016

Gerhana matahari di lombok

Kalender Astronomi Kalender Astronomi Beranda » Gerhana Matahari » Observasi Gerhana Matahari 9 Maret 2016 di Nusa Tenggara Barat Peta magnitudo gerhana matahari 9 Maret 2016 di Nusa Tenggara Barat. Kredit: BMKG. Gerhana Matahari 9 Maret 2016 di Nusa Tenggara Barat Magnitudo - 0,786 s/d 0,814 Awal GMS - 07:23 WITA Puncak GMS - 08:30 WITA Akhir GMS - 09:45 WITA Durasi GMS - 2 jam 23 menit Gerhana matahari adalah fenomena berubahnya bentuk matahari karena tertutupi oleh bulan baik sebagian ataupun seluruhnya. Dengan begitu matahari yang awalnya terlihat bulat sempurna akan berubah menjadi sabit pada gerhana matahari sebagian (GMS) ataupun hilang seluruhnya pada gerhana matahari total (GMT). Untuk mempermudah menyatakan seberapa besar matahari tergerhanai oleh bulan, maka digunakan pula patokan magnitudo gerhana. Magnitudo gerhana adalah perbandingan antara diameter matahari yang tergerhanai oleh bulan dan diameter matahari secara keseluruhan saat puncak gerhana terjadi. Jika magnitudo gerhananya 1 atau lebih dari 1 maka matahari tergerhanai total. Namun jika magnitudonya kurang dari 1 maka matahari tergerhanai sebagian. Jadi semakin besar magnitudonya, semakin besar pula itensitas gerhana matahari yang bisa disaksikan. Image Itensitas gerhana matahari di beberapa magnitudo. Kredit: BMKG. Pada Rabu, 9 Maret 2016 beberapa wilayah di Indonesia akan dilintasi gerhana matahari total. Namun sayangnya gerhana matahari total tersebut hanya bisa disaksikan di beberapa wilayah saja. Di antaranya adalah Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara. Provinsi Nusa Tenggara Barat tidak termasuk dalam wilayah yang dilintasi gerhana matahari total. Meski begitu masyarakat di Nusa Tenggara Barat masih bisa menyaksikan gerhana matahari sebagian pada Rabu, 9 Maret 2016. Magnitudo gerhana matahari di Nusa Tenggara Barat terentang antara yang terbesar 0,814 di Tanjung hingga yang terkecil 0,786 di selatan Sumbawa. Itu artinya semakin ke utara maka itensitas gerhana matahari yang bisa disaksikan pun akan semakin besar. Di Nusa Tenggara Barat, gerhana matahari akan dimulai pada pagi hari. Jadi masyarakat di Nusa Tenggara Barat bisa melihat semua tahapan gerhana matahari sebagian. Yakni sejak awal mula piringan bulan "menggigit" piringan matahari hingga gerhana matahari berakhir. Karena berada di selatan lintasan gerhana matahari total, maka di Nusa Tenggara Barat akan terlihat piringan bulan menutupi bagian utara dari piringan matahari. Ilustrasi gerhana matahari sebagian 9 Maret 2016 di Nusa Tenggara Barat. Kredit: BMKG. Secara umum gerhana matahari sebagian di Nusa Tenggara Barat akan mulai terjadi pukul 07:23 WITA dengan ketinggian matahari 16 derajat. Puncak gerhana matahari sebagian terjadi pukul 08:30 WITA dengan ketinggian matahari 32 derajat. Dan akhir gerhana matahari sebagian terjadi pukul 09:45 WITA dengan ketinggian matahari 51 derajat. Durasi gerhana matahari sebagian di Nusa Tenggara Barat sekitar 2 jam 23 menit. Karena gerhana matahari di Nusa Tenggara Barat akan dimulai pada pagi hari, maka lokasi pengamatan harus benar-benar memiliki medan pandang luas ke arah timur. Lokasi-lokasi yang bisa dipilih adalah pantai yang menghadap ke timur, lapangan, ataupun atap gedung bertingkat. Selain lokasi yang harus dipilih sebelumnya, cara pengamatan gerhana matahari juga harus disiapkan. Untuk menyaksikan gerhana matahari 9 Maret 2016 di Nusa Tenggara Barat tidak bisa secara langsung dengan mata telanjang. Karena ketika gerhana matahari dimulai, posisi matahari sudah cukup tinggi sehingga cahayanya sudah cukup kuat dan akan menyilaukan mata. Dengan begitu pengamatan harus dilakukan dengan alat bantu atau secara tidak langsung. Alat bantu yang bisa digunakan adalah kacamata berfilter matahari ataupun proyeksi lubang jarum. Cara Membuat Proyeksi Lubang Jarum Proyeksi lubang jarum adalah cara paling aman dan mudah untuk menyaksikan gerhana matahari. Karena kita hanya akan melihat pantulan sinar matahari, bukan melihat ke arah matahari langsung. Prinsip dasar dari proyeksi lubang jarum adalah dengan melewatkan sinar matahari ke suatu lubang kecil kemudian sinarnya diproyeksikan ke suatu bidang datar. Cara ini dikenal dengan istilah proyeksi lubang jarum atau pinhole projector karena sinar matahari akan diproyeksikan dari lubang sebesar jarum. Proyeksi lubang jarum. Kredit: timeanddate.com. Suatu proyeksi lubang jarum dapat kita buat sendiri mulai dari yang sangat sederhana hingga cukup rumit. Cara paling sederhana adalah dengan menyediakan dua kertas karton, kertas pertama dilubangi oleh jarum dan kertas kedua digunakan sebagai proyeksi sinar matahari. Setelah siap semua, maka arahkan kertas pertama ke matahari dan kertas kedua dibelakangnya yang terkena bayangan. Maka akan terlihat proyeksi sinar matahari yang menggambarkan bentuk piringan matahari saat itu. Selain dengan kertas atau sejenisnya, suatu proyeksi lubang jarum pun bisa dikreasikan dengan berbagai macam bentuk. Yang terpenting prinsipnya masih sama, yaitu melewatkan sinar matahari ke suatu lubang kecil kemudian diproyeksikan. Berikut beberapa bentuk penerapan prinsip proyeksi lubang jarum lainnya baik yang terjadi secara alami ataupun dengan kreasi manusia. Berbagai macam penerapan prinsip proyeksi lubang jarum. Kredit: 10minuteastronomy. Selain menggunakan lubang jarum, memproyeksikan sinar matahari juga dapat dilakukan dengan binokuler ataupun teleskop. Caranya tetap sama, yaitu dengan melewatkan sinar matahari ke binokuler atau teleskop kemudian diproyeksikan ke bidang datar dibelakangnya. Ingat, tanpa filter matahari, kita hanya boleh melihat pantulan sinar matahari saja. Jika ingin melihat matahari dengan binokuler atau teleskop, maka keduanya harus dilengkapi juga oleh filter matahari khusus. Mau tahu fenomena astronomis apa saja yang sebentar lagi menghiasi langit? Seperti hujan meteor, gerhana, supermoon, hingga oposisi planet. Ikuti kami di Facebook: Kalender Astronomi dan Twitter: @Kalastro ya! :) Bagikan: Postingan terkait: Gerhana Matahari 9 Maret 2016 di Sulawesi Tengah Gerhana Matahari 9 Maret 2016 di Sulawesi Barat Gerhana Matahari 9 Maret 2016 di Kalimantan Selatan Gerhana Matahari 9 Maret 2016 di Kalimantan Timur Ada Bimasakti Ketika Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016 Ditulis Gigih Ikhbal — Jumat, 19 Februari 2016 — 1 Comment — Gerhana Matahari, Observasi 1 Tanggapan untuk "Gerhana Matahari 9 Maret 2016 di Nusa Tenggara Barat" Fahrudin Marjani29 Februari 2016 21.38.00 WIB Aduh bingung juga cara melihat gerhana dr lombok...kasi tau donh Balas Silahkan berkomentar mengenai tulisan ini... ← Posting Lebih Baru Posting Lama → Beranda Bagaimana Proses Terjadinya Gerhana Matahari? BAGAIMANA PROSES TERJADINYA GERHANA MATAHARI? Secara sederhana, bisa dijelaskan gerhana matahari terjadi karena posisi Matahari-Bulan-Bumi berada berurutan sehingga cahaya matahari terhalangi oleh Bulan menuju Bumi. TRENDING Setelah 9 Maret 2016, Kapan Gerhana Matahari Total Terlihat di Indonesia? Gerhana Matahari 9 Maret 2016 di Jawa Timur Gerhana Matahari 9 Maret 2016 di Jawa Tengah Gerhana Matahari 9 Maret 2016 di Kalimantan Tengah Ada Bimasakti Ketika Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016 Gerhana Matahari 9 Maret 2016 di Kalimantan Selatan Empat Planet Ini Bisa Terlihat Ketika Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016 Indonesia Saksikan Dua Kali Gerhana Matahari Tahun 2016 Apa yang Istimewa dari Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016? Fenomena Langit di Indonesia Selama Tahun 2016 CITRA CUACA Image CITRA MATAHARI Image Copyright © 2015 Kalastro.xyz Design by Mas Sugeng - Powered by Blogger

Tidak ada komentar: